Sabtu, 02 Mei 2009

Buat Mama & Papa Tersayang

Buat mama n papaku, ini aku posting khusus buat kalian.

Terima kasih udah bimbing aku hingga aku bisa jadi kayak sekarang.

(buat kalian yang sayang orang tua kalian, baca baik-baik dan resapi tiap kalimatnya)



Di saat daku dengan pikunnya mengulang terus-menerus ucapan yang membosankanmu.

Bersabarlah mendengarkanku. Jangan memotong ucapanku.

Di masa kecilmu, Daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.



Di saat daku membutuhkanmu untuk memandikanku.

Janganlah menyalahkanku. Ingatkah di masa kecilmu, bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?



Di saat daku kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern.

Janganlah menertawaiku. Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap “mengapa” yang kau ajukan saat itu.



DI saat kedua kakiku terlalu lemah untuk berjalan.

Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku, seperti bagaimana di masa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk berjalan.



Di saat daku melupakan topik pembicaraan kita.

Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku. Asalkan engkau berada di sisiku untuk mendengarkanku. Aku telah merasa bahagia.



Di saat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih.

Maklumilah diriku, dukunglah aku, seperti ketika aku menghadapimu belajar bagaimana menapaki kehidupan ini.



Dulu daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini.

Kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku.

Berilah daku cinta kasih dan kesabarnmu.

Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur.
Di dalam senyumku tertanam kasihku yang tak terhingga padamu

25 Bayi dan 19 Ibu Hamil Singbebas Tertular AIDS

SINGKAWANG--Dua puluh lima bayi asal Kota Singkawang, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas (Singbebas) positif terinfeksi HIV/AIDS. Dari jumlah itu, enam diantaranya telah meninggal dunia.“Kini ada 19 bayi positif HIV/AIDS yang masih hidup,” kata Koordinator Klinik Mawar Kelompok Pokja HIV/AIDS RSUD Abdul Aziz Singkawang Neni kepada Pontianak Post kemarin.

Dijelaskan Neni, dari jumlah 25 tersebut, sekitar sepuluhan bayi diantaranya berasal dari Kota Singkawang. Menurut dia, bayi tersebut tertular HIV/AIDS dari orangtuanya yang terlebih dahulu terinfeksi. “Kebanyakan adalah ibu rumah tangga. Umumnya tertular dari prilaku seks suaminya. Ada juga ibunya mantan PSK (Pekerja Seks Komersial), namun setelah menikah berubah kembali hidup di jalan yang benar. Kan setiap orang juga ingin berubah baik,” kata Neni.

Ia mengungkapkan, saat ini, diluar 19 bayi yang sudah terinfeksi HIV/AIDS, juga ditangani sekitar 12 orang ibu hamil yang positif HIV/AIDS. Beberapa diantaranya sudah melahirkan. “Diantaranya melahirkan dengan operasi cesar, dan ada cara normal (tanpa melahirkan),” kata Neni. Ditambahkan Neni, dari yang sudah melahirkan, didapati dua orang bayi negatif HIV/AIDS. Hal itu, menurutnya, karena selama masa kehamilan mulai dari usia tujuh dan delapan bulan, diberikan terapi Profilaxis ARV. Begitu juga dengan bayinya. “Setelah dilahirkan bayinya juga kita terapi. Dua ini lolos dari HIV/AIDS dan tidak positif,” ungkap Neni.

Dia menjelaskan, ada bayi yang belum diketahui apakah positif atau negatif terinfeksi penyakit mematikan tersebut. “Nanti bisa diketahui setelah usianya delapan belas bulan saat kita lakukan tes HIV ke anak tersebut. Kalau sebelum delapan belas bulan, bayi masih diberi antibodi oleh ibunya. Jadi belum dapat diketahui. Tapi begitu lahir kita berikan terapi Profilaxis ARV,” jelas dia. Menurutnya, HIV/AIDS disebabkan hubungan seksual yang beresiko, dan juga penggunaan jarum suntik mengkonsumsi narkoba. “Tapi tingkat paling tinggi penyebarannya, karena prilaku hubungan seksual,” tegasnya.

Dia menjelaskan, HIV/AIDS bergantung dari daya tahan tubuh seorang manusia. Bisa saja tiga atau lima tahun. “Tergantung daya tahan tubuh. Kalau virus sudah di dalam tubuh, terserang flu dalam enam bulan bisa tertular, apalagi bagi yang melakoni hubungan beresiko,” katanya. Langkah pencegahan, dijelaskan Neni, jika seseorang itu positif HIV/AIDS, maka seumur hidup harus mengkonsumsi ARV. Kalau untuk anak-anak yang sudah terinfeksi, sambung Neni, para orangtua terutama ibu-ibu harus memperhatikan tumbuhkembang sang anak. “Yang penting tetap berprilaku hidup sehat,” katanya.

Tiap Hari Ada Pasien Â
Klinik Mawar Pokja HIV/AIDS RSUD Abdul Aziz Singkawang merupakan sebuah ruangan khusus bagi orang yang ingin berkonsultasi, ataupun memeriksakan dirinya untuk mengetahui tentang penyakit mematikan tersebut. Selain di Klinik Mawar, di salah satu ruangan dibagian penyakit dalam, kata Neni, juga bisa melakukan pemeriksaan. Neni menjelaskan, hampir setiap harinya selalu ada pasien yang memeriksakan diri. “Rata-rata sehari tiga orang yang datang, baik untuk konsultasi maupun memeriksakan diri (VCT),” kata dia.

Dijelaskan Neni, selain pasien kiriman dari dokter, juga ada yang datang dengan kesadaran sendiri untuk melakukan pemeriksaan. “Mungkin mereka ini mengetahui dari radio, televisi tentang penularan dan dampak dari HIV AIDS. Umumnya mereka ini yang merasa berprilaku pola hidup beresiko,” ungkapnya.
Yang berkonsultasi di Klinik Mawar, kata Neni, sudah dianggap biasa. Karena, ada ruangan tertutup yang sangat menjaga kerahasiaan identitas dari orang yang datang tersebut. “Bahkan yang dirawat pun ada. Kita perlakukan sama. Tidak ada perbedaan dan tidak perlu ditakutkan lagi, bagi yang sudah mengerti cara penularan HIV AIDS,” katanya dengan tetap merahasiakan identitas dan dimana pasien tersebut. “Sekarang ini diperlukan lagi sosialisasi yang lebih banyak. Selain juga kesadaran masing-masing orang,” tambahnya.

Sosialisasi dan Kondom
Anggota DPRD Kalbar daerah pemilihan Singkawang Bengkayang, Kenny Kumala mengungkapkan perlu banyak melakukan sosialisasi terhadap bahaya dan penularan serta pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat. “Terutama kepada ibu-ibu dan anak-anak serta sekolah-sekolah,” kata Kenny kemarin di Singkawang.
“Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Pariwisata harus lebih menggencarkan lagi sosialisasi. Mengingat kota ini juga sebagai kota tujuan wisata,” tambahnya.
Membangdingkan dengan di luar negeri, ditegaskan Kenny yang pernah menetap di Jerman ini, begitu AIDS pertama kali muncul, Walikota di Berlin Jerman bersama kabinetnya turun ke jalan membagi-bagikan kondom dan memberitahukan bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat. “Di Indonesia ini masih tabu membiacarakan masalah itu (kondom),” katanya.

Di Kuala Lumpur Malaysia, jelas Kenny, saat dirinya mengikuti pertemuan dengan UNFPA diketahui justru yang paling rentan terjangkit HIV/AIDS adalah ibu-ibu dan anak-anak. “Jadi disitu justru paling berbahaya adalah anak sekolah,” katanya. “Sekarang jangankan anak sekolah, orang dewasa saja pergi ke supermarket beli kondom saja malu. Apalagi anak-anak. Logikanya, prilaku seks sekarang itu sudah umum. Kalau kita bilang seks di luar itu tidak ada, itu tidak masuk akal. Tapi mereka tidak punya akses beli kondom dan masih tabu (dengan kondom),” katanya.Â

Seperti dilansir Pontianak Post sebelumnya, Depertemen Kesehatan Republik Indonesia saat ini terdapat 10 besar kota pengidap HIV/AIDS dengan jumlah penderita sebanyak 16.110 orang. Bandung di puncak klasemen (1.856) dan Singkawang di urutan 10 (348). Apabila dilihat dari presentasi penderita HIV/AIDS dibandingkan dengan jumlah penduduk keseluruhan maka kota ini berada di peringkat kedua setelah Irian.(ody)

Isu Kiamat 2012 ternyata Badai Matahari

Lalu apa sebenarnya Kiamat tahun 2012..?
Kiamat 2012 adalah terjadinya Badai Matahari:
Menurut Pak Bambang S Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan Indonesia oleh LAPAN telah dilakukan sejak tahun 1975.
Badai Matahari = Flare dan CME
Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa badai Matahari akan terjadi ketika adanya flare dan Corona Mass Ejection (CME). Apa itu Flare..? Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima . Padahal bom atom yang dijatuhkan Paul Tibbets, pilot pesawat Amerika Serikat (AS), B-29 Enola Gay, Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Berarti kalau dikalikan 66 juta lagi, wouw…!
Sedang CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel2 berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik. wouw…
Gangguan cuaca Matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia, misal karena magnet Bumi terganggu, maka alat pacu jantung juga akan terganggu.
HP akan error, dan sms bakal ‘kiamat’ betul
Dengan skala sebenarnya, saya sketsakan kira2 Badai Matahari itu akan seperti apa. Besar matahari hanya diambil sepersecuilnya, sementara Bumi sangat penuh (meski masih sangat kecil) tampaknya. Bumi saja belum apa-apanya bila dibanding sunspot yang warna hitam2 itu…
Badai Matahari tahun 2011-2012
Badai Matahari tahun 2011-2012
Flare di permukaan matahari sangat dahsyat, kalau pas maksimal bisa menjulang sauangaaaat tinggi:
Flare di Matahari
Flare di Matahari
Bagi yangminat lihat animasi Flare matahari paling update, ini linknya:

http://www.space. com/spacewatch/ sun_cam_animated .html

Persiapan menuju Kiamat 2012 itu…:
Dikatakan para ahli bahwa dari Matahari, milyaran partikel alektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, Dampak dari serbuan dari partikel elektron ini di kutub berlangsung beberapa hari. Selama itu, bisa dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, LAPAN tengah membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung. Objek yang dipantau antara lain lapisan Ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.
Langkah antisipasi LAPAN yang telah dilakukan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari muncul badai antariksa ini, yakni Dephankam, TNI,Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta Pemda.
Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio. PLN harus melakukan sosialisasi ke masyarakat akan adanya pemutusan berkala demi mengurangi dampak badai antariksa ini.
Penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan GPS sebagai sistem navigasihendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawatterbang.
Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa dapat mengubah kecepatan gelombangradio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delay propagasi pada sinyal GPS. Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tidak berfungsi lagi.
Saat ini LAPAN telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan badai matahari tinggi untuk komunikasi radio HF.
Kita berdo’a semoga kita selamat, dunia; dan kalau memang kiamat beneran…kita juga selamat. Amien…19x

Fakta-fakta penyakit flu babi

Apakah flu babi?


Flu babi adalah penyakit pernapasan yang menjangkiti babi.

Disebabkan oleh influenza tipe A, wabah penyakit ini pada babi rutin terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal.

Penyakit ini cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah sepanjang tahun.

Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia penyakit ini secara konstan berubah.

Apakah manusia bisa terjangkit flu babi?

Flu babi biasanya tidak menjalar pada manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang berhubungan dengan babi.

Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke manusia juga sangat jarang.

Penularan manusia pada manusia flu babi diperkirakan menyebar seperti flu musiman - melalui batuk dan bersin.

Dalam wabah yang kini terjadi belum jelas apakah penyakit itu ditularkan dari manusia ke manusia.

Gejala flu babi pada manusia tampaknya serupa dengan gejala-gejala flu musiman manusia.

Apakah ini jenis baru flu babi?

Badan Kesehatan Dunia, WHO, membenarkan bahwa setidaknya sejumlah kasus adalah versi H1N1 influenza tipe A yang tidak pernah ada sebelumnya.

H1N1 adalah virus yang menyebabkan flu musiman pada manusia secara rutin.

Namun versi paling baru H1N1 ini berbeda: virus ini memuat materi genetik yang khas ditemukan dalam virus yang menulari manusia, unggas dan babi.

Virus flu memiliki kemampuan bertukar komponen genetik satu sama lain, dan besar kemungkinan versi baru H1N1 merupakan hasil perpaduan dari berbagai versi virus yang berbeda yang terjadi di satu binatang sumber.

Apakah aman makan daging babi?

Ya. Tidak ada bukti flu babi menular lewat konsumsi daging binatang yang terjangkit.

Namun, daging itu harus dimasak matang, suhu 70C akan membunuh virus itu.

Apakah warga harus khawatir?

Saat muncul jenis baru flu yang memiliki kemampuan menyebar dari manusia ke manusia pihak berwenang mengawai dengan seksama untuk melihat apakah memiliki potensi menyebabkan pandemi.

WHO memperingatkan kasus-kasus di Meksiko dan Amerika Serikat berpotensi menyebabkan pandemi global dan menegaskan situasi ini serius.

Akan tetapi, WHO mengatakan masih terlalu dini untuk menilai situasi ini secara akurat.

Saat ini, WHO mengatakan dunia hampir mendekati situasi pandemi flu dibandingkan tahun-tahun sejak 1968 - tingkat ancamannya adalah tiga dari skala enam.

Tidak ada yang tahu dampak pandemi penyakit ini sepenuhnya, namun para pakar memperingatkan korban tewas bisa mencapai jutaan orang di seluruh dunia.

Pandemi flu Spanyol, yang dimulai tahun 1819 dan juga disebabkan oleh virus H1N1, menewaskan jutaan orang.

Fakta bahwa kasus-kasus di Amerika Serikat sejauh ini memperlihatkan gejala-gejala ringan merupakan berita baik.

Sementara parahnya wabah di Meksiko kemungkinan disebabkan oleh faktor wilayah yang tidak biasa yang kecil kemungkinan terjadi wilayah lain di dunia.

Akan tetapi, fakta bahwa sebagian besar korban berusia muda menunjukkan satu hal yang tidak baisa.

Biasanya flu musiman cenderung melanda kaum berusia tua.

Bagaimana dengan pengobatan dan vaksin?

Pemerintah Amerika mengatakan dua obat yang biasa digunakan untuk mengobati flu, Tamiflu dan Relenza, tampaknya efektif dalam mengatasi kasus-kasus yang terjadi sejauh ini.

Belum jelas keefektifan vaksin flu yang kini ada dalam melindungi manusia dari virus baru ini, karena secara genetik berbeda dengan jenis flu lain.

Ilmuwan Amerika telah mengembangkan satu vaksin baru, namun diperlukan waktu untuk menyempurnakannya dan juga memproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Bagaimana dengan flu burung?

Jenis flu burung yang menyebabkan kematian di Asia Tenggara dalam beberapa tahun ini berbeda dengan jenis flu babi yang kini mewabah.

Bentuk baru flu babi ini adalah H1N1 jenis baru, sementara flu burung adalah H5N1.

Para pakar khawatir H5N1 berpotensi menyebabkan pendemi karena kemampuannya bermutasi secara cepat.

Akan tetapi hingga sekarang penyakit itu masih merupakan penyakit unggas.

Mereka yang terjangkit adalah mereka yang berhubungan dengan unggas dan kasus penularan dari manusia ke manusia sangat jarang - tidak ada tanda-tanda bahwa H5N1 sudah bisa menular dari manusia ke manusia dengan mudah.

Beragam Screening Tests untuk Pria

Pria kerap merasa dirinya lebih kuat dan sehat daripada wanita. Mereka akan "menyerah" tak berdaya saat terbaring sakit. Padahal jika dideteksi sejak awal, penyakit itu mungkin bisa dicegah.

Rutin menjalani screening penyakit akan mengurangi kunjungan Anda ke dokter untuk berobat. Mengabaikannya tidak akan membuat masalah kesehatan pergi begitu saja, tapi justru membutuhkan penanganan medis lebih berat.

Dalam banyak kasus, kematian dapat dicegah dengan deteksi dini dan perlakuan medis yang tepat. Screening test merupakan salah satu cara untuk kita bisa memperoleh kualitas hidup lebih baik. Berikut ini daftar screening test yang direkomendasikan untuk para pria, seperti dikutip dari Health24:


Tekanan darah

Tes ini dilakukan tanpa jarum atau pembedahan. Lakukan setidaknya tiap dua tahun saat Anda berusia 20-30 tahun, selanjutnya bisa setahun sekali untuk maintenance. Sekira 90 persen orang yang berusia di atas 55 tahun, tekanan darahnya cenderung meningkat. Idealnya, tekanan darah Anda tidak lebih dari 120/80 mm Hg. Sebab, orang dengan tekanan darah 135/85 mm Hg memiliki risiko dua kali lipat terhadap penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol

Tes ini dilakukan lewat pengecekan darah, setidaknya tiap dua tahun, terutama untuk Anda yang berusia 20-30 tahun atau terdapat riwayat penyakit jantung di keluarga. Jika usia Anda 40 tahun atau lebih, lakukan pemeriksaan ini sesering mungkin. Sebab, tingginya tingkat kolesterol dalam tubuh akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Biasanya, dokter akan menyarankan Anda untuk memeriksa tingkat lipid darah, tidak hanya kolesterol.

Diabetes tipe 2

Tes ini dilakukan lewat pemeriksaan darah. Setiap orang, berapa pun usianya, harus menjalani tes diabetes tipe 2 tiap tiga tahun. Apalagi jika mereka berada pada risiko tinggi, termasuk mereka yang memiliki riwayat keluarga diabetes, kegemukan, kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi. Jika Anda menderita diabetes tipe 2, maka Anda berada pada risiko tinggi penyakit jantung dan masalah penglihatan.

Prostat

Pemeriksaan ini dilakukan lewat pengecekan darah pada PSA (prostate specific antigen) untuk mengetahui keberaaan kanker prostat, bisa juga dengan digital rectum examination, yakni pemeriksaan pada dinding rectum. Alat ini dapat mendeteksi jika ada pertumbuhan abnormal pada jaringan lunak prostat, yang kemungkinan adalah kanker. Pada Anda yang berusia 40 tahun ke atas, lakukan tes ini sekali setahun, terutama jika ada riwayat kanker prostat dan kanker payudara pada keluarga. Gejala yang khas dari kanker prostat adalah kesulitan buang air kecil, pembengkakan kelenjar getah bening, dan darah dalam urin.

Testicular self-exam (TSE)

Lakukan pemeriksaan ini tiap bulan, terutama jika Anda memiliki riwayat tumor testis ataupun mandul. Kenali gejala testis membengkak disertai rasa nyeri, skrotum terasa berat, nyeri tumpul di punggung atau perut bagian bawah, dan sebagainya. Kanker testis merupakan ancaman terbesar pada pria usia 15-35 tahun. Deteksi awal akan menyelamatkan hidup Anda.

Pemeriksaan kolon

Pemeriksaannya dinamakan colonoscopy, yaitu suatu prosedur yang memungkinkan seorang pemeriksa (gastroenterologist) untuk mengevaluasi penampilan dalam dari kolon (usus besar). Lakukan pmeriksaan ini tiap lima tahun pada pria usia 20 atau 30 tahun, terutama jika disertai riwayat keluarga. Kemudian, tiap tiga atau lima tahun jika Anda berusia 40 tahun dan ada riwayat keluarga dan tiap lima tahun untuk Anda yang berusia 50 tahun atau lebih. Buatlah catatan terhadap perubahan kebiasaan buang air besar Anda. Menurut catatan, kanker colorectal merupakan satu dari lima jenis kanker yang berbahaya dan harus ditangani dini.

Pemeriksaan mata

Jika Anda berusia 20-30 tahun, lakukan pemeriksaan mata tiap lima tahun. Dua tahun sekali ketika Anda usia 40 tahun, dan tiap tahun di usia 50 tahun atau lebih. Waspada jika pandangan Anda mulai kabur ataupun nyeri di bagian mata. Pemeriksaan mata secara rutin mampu mendeteksi kelemahan penglihatan, glaucoma (sejenis kanker mata), dan menyelamatkan Anda dari kebutaan.